Jumat, 29 Desember 2017

EMPAT LINGGA DI GUNUNG PUCANGAN

Gunung Pucangan secara administrasi masuk wilayah Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Gunung yang terkenal akan cerita mistisnya ini diduga sebagai tempat asal Prasasti Pucangan yang sekarang kabarnya ditelantarkan di gudang Museum di Calcutta, India. Di gunung keramat ini kita bisa menjumpai beberapa Sendang atau kolam pemandian, seperti Sendang Dermo dan Sendang Widodaren. Pada hari tertentu (Malam Jumat Legi) gunung ini akan ramai dikunjungi oleh warga yang mempunyai hajat untuk meminta berkah. 

Lingga yang Posisinya Berada di Depan Mushola dan di Bawah Pohon Rindang

Di gunung Pucangan kita juga bisa menjumpai beberapa makam kuno, seperti makam Dewi Kili Suci dan beberapa makam kuno lainnya yang beberapa diantaranya masih berkijingkan tatanan bata kuno dan ada juga beberapa makam kuno yang sudah berkijing keramik dan bercungkup permanen (Bangunan Baru/Baru Dipugar). Apakah makam-makam kuno tadi memang benar-benar makam atau bukan?, “jangan-jangan?”. Sebaran bata kuno di gunung Pucangan memang lumayan banyak, bahkan anak tangga di gunung Pucangan juga terbuat dari tatanan bata kuno. Jadi, patut diduga jika sebaran bata kuno tersebut adalah bekas reruntuhan bangunan. 

Selama melakukan penelusuran di gunung Pucangan, saya menemukan ada total empat Lingga di gunung ini. Dua diantaranya masih dalam kondisi bagus, berukuran besar, berdiri berdampingan, dan dijadikan nisan dua makam (dicat warna putih) yang berada di dalam cungkup makam Dewi Kili Suci. Entah kedua Lingga yang berdampingan tersebut masih in-situ atau sudah tidak lagi?.

Lingga Bercat Putih yang Dijadikan Nisan Makam yang Berada di Dalam Cungkup Makam Dewi Kili Suci

Sedangkan untuk dua Lingga lainnya, yang satu posisinya berada di depan Mushola di bawah pohon rindang dan yang satunya lagi berada di samping tiga makam kuno yang sekarang sudah dikelilingi pagar tembok, berlantai dan berkijing keramik, serta diberi atap yang menyerupai rumah gadang. Bangunan tersebut tergolong masih baru, karena waktu saya mengunjungi gunung ini tahun 2016, bangunan itu masih belum ada dan dulu ketiga makam panjang tersebut, kijingnya masih berupa tatanan bata kuno. Kedua Lingga tadi diperkirakan sudah tidak in-situ lagi. Jadi, jumlah total Lingga yang berada di Gunung Pucangan semuanya berjumlah empat Lingga dengan ukuran yang hampir sama besar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

FOLKLOR CANE BUKTI AIRLANGGA DAN GARUḌAMUKHA BERJAYA DI BUMI JANGGALA

Cerita tutur merupakan salah satu bentuk kearifan lokal. Tradisi menuturkan peristiwa sejarah sudah lama diperkenalkan oleh leluhur kita seb...